Langsung ke konten utama

cerpen " Family is everything "



Lelaki ini bernama Jono, kini ia telah kembali diIndonesia, setelah 6 tahun ia meninggalkan kampung halamannya yang berjarak ribuan kilometer itu. Di dalam benak lelaki ini bercampur aduk antara senang, rindu dan juga sedih. Tinggal hitungan jam, ia akan bertemu kembali dengan keluarga yang ia cintainya itu. Walaupun ia harus meninggalkan banyak pekerjaan di Jepang, tapi ia merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk bertemu kembali dengan keluarganya.
Saat ia harus pindah ke Jepang ia meninggalkan anaknya yang masih berumur 1 tahun. Sekarang ia membayangkan anak gadisnya kini sudah duduk dibangku sekolah dasar mengenakan seragam merah putih serta menempati rumah barunya hasil dari keringatnya bekerja di Jepang.
Awalnya Jono adalah karyawan yang biasa saja, namun karena dia giat menjalani pekerjaannya dia dipercaya oleh atasannya untuk dipindahkan ke Jepang untuk mengurusi kantor cabangnya. Setelah sampai di bandara soekarno-hatta, jono melihat dengan seksama disekelilingnya, ia mencari keluarga kecilnya yang mana ia sangat berharap mereka akan menjemput dirinya. Rasa kecewa dan cemburu pada saat ia melihat pengunjung lainnya dijemput serta disambut kedatangannya oleh keluarganya itu.
Akhirnya ia memutuskan naik taksi bandara menuju kampung halamannya. Diperjalanan ia hanya beristarahat karena tubuhnya saat ini sudah sangat letih untuk perjalanan yang cukup memakan waktu dan tenaga dari Jepang. Tanpa ia sadari, ia sudah sampai di kampung halamannya, yaitu di Cisaung. Namun, ia melihat ada hal aneh, rumahnya yang sekaligus warisan yang ia telah huni bersama istri, anak dan juga ibuknya masih terlihat sama. Ia berfikir dimana rumah barunya yang dikirimkan fotonya oleh sang istri.
Ia pun langsung mengetuk pintu rumah, tetapi tidak ada satu orang pun yang mebukakan pintu.
“ assalamualaikum ibuk, siti ” ucap Jono sambil mengetuk rumah
“ assalamualaikum indri !! ayahmu pulang,nak !! tolong bukakan pintu nak “ ucap jono sekali lagi sambil mengetuk rumah
Tiba-tiba ada tetangganya yang menghampiri dirinya, dan ia berkata bahwa sudah seminggu ini keluarganya tidak ada dirumah karena indri dilarikan ke rumah sakit harapan keluarga di kota cisaung.
                Wajah Jono pun terlihat sedih setelah mendengar kabar tersebut, dan ia pun langsung menghampiri taksi yang mengantarkannya tadi untuk mengantarkan ia kembali ke rumah sakit tempat yang dimana indri dirawat. Di perjalanan ia merasa sangat sedih dan juga kecewa karena tidak ada yang memberi tahu perihal indri dirawat dirumah sakit.
                Tiba-tiba terdengar suara laki-laki, yang mengagetkan dirinya
“ maaf pak, kalau saya mengagetkan bapak. Kita sudah sampai ditujuan pak, Cisaung.” Ucap supir taksi
Dan ternyata kejadian tersebut hanyalah mimpi, Jono pun langsung menghampiri rumahnya yang sudah sangat berbeda dengan perasaan ragu karena takut mimpinya tersebut akan kenyataan.
“ assalamualaikum ibuk, siti. Jono pulang buk,siti ! “ ucapnya sambil mengetuk rumah, tidak berapa lama terdengar suara siti dan juga ibuk.
“ waalaikumsalam anakku jono, akhirnya kamu pulang nak. Ibuk rindu sekali dengan dirimu nak” ucap ibu sambil memeluk dirinya dengan sangat erat.
Dengan bahagia ia memeluk juga ibuknya dengan erat, karena mimpinya itu tidaklah menjadi kenyataan. Ia merasa sangat bersyukur karena keluarganya baik-baik saja.



Komentar